ISSUE Magazine

Tenggelam by Afiq and Ashaari Rahmat

Afiq Ashaari 1

Gelora badai taufan keinsafan menghembus aku
Ke tengah lautan-Nya
Aku yang hina,
Aku, yang belum tentu boleh menguasai walau setitis lautan itu,
Namun menganggap titisan aku sama liarnya
Dengan lautan yang tiada penghabisan

Lautan tak mungkin sama sifatnya jika dikias dari fahaman
Sifat setitis airnya
Aku yang kerdil rindu menerokainya
Mungkin untuk diri,
Atau mungkin juga dapat lebih mengenali-Nya

Afiq Ashaari 3

Biarlah setitis dapat ku kuasai
Biarlah setitis dapat ku kenali
Moga hikmat yang ku dapati darinya
Dapat berkhidmat mendekati-Nya

Dan sekiranya itu yang tercapai
Maka titisan itu menjadi seakan sebesar lautan bagiku
Tetapi jalan mencari, memahami ini, bahaya menanti
Niat di hati penentu muhasabah sendiri

Dan bila aku sudah tidak mampu lagi berenang
Menangani beban dosa diri
Lebih baik aku berserah dan tenggelam
Dalam kelayuan taubat hakiki.

Afiq Ashaari 4

Aku cuba ingatkan diri
Melalui hikmat metafora titisan tadi:
Bahawasanya zat-ku hanya secebis
Dan sinarnya (jika ada) tidak  lain
Hanya pantulan Cahaya Abadi yang sebenar.

Feature image by Melissa Toh. 

Afiq Rahmat’s other work for ISSUE Magazine can be viewed here.

Advertisements
This entry was written by issuemagonline and published on 14/06/2014 at 16:14. It’s filed under Artwork, ISSUE19, Poetry, Writings and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: